![]() |
KUNINGAN – Puluhan pelajar sekolah menengah pertama (SMP) di Kecamatan Ciwaru, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, mendatangi Puskesmas Ciwaru setelah mengalami gangguan kesehatan, Senin (14/9/2026).
Para siswa mengeluhkan sejumlah gejala, mulai dari pusing, mual hingga muntah. Keluhan tersebut muncul setelah mereka menyantap paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah.
Pemandangan siswa berseragam pramuka terlihat memenuhi area pelayanan Puskesmas Ciwaru. Petugas medis langsung melakukan pemeriksaan dan memberikan penanganan kepada para pelajar yang datang secara bertahap.
Salah seorang siswi SMPN 2 Ciwaru, Zihan, mengatakan kondisi tersebut mulai dirasakannya beberapa jam setelah menyantap makanan MBG bersama teman-temannya.
Menurut Zihan, bukan hanya dirinya yang mengalami keluhan. Sejumlah teman sekolahnya juga merasakan gejala yang hampir sama setelah mengonsumsi makanan tersebut.
"Awalnya berasa pusing sama mual usai makan hidangan MBG di sekolah. Teman-teman yang lain juga ngerasain hal yang sama," ujar Zihan saat ditemui di Puskesmas Ciwaru, Senin (14/9/2026).
Banyaknya siswa yang datang dalam waktu berdekatan membuat petugas kesehatan segera melakukan penanganan dan observasi. Terlebih, sebagian besar pelajar mengeluhkan kondisi yang serupa.
Sekitar 30 Siswa Jalani Perawatan
Kepala Puskesmas Ciwaru, Yuyu, mengatakan hingga Senin sore terdapat sekitar 30 siswa yang telah menjalani observasi dan mendapatkan penanganan medis.
Meski demikian, pihak puskesmas belum dapat memastikan penyebab pasti munculnya keluhan yang dialami para siswa secara bersamaan.
Dugaan gangguan kesehatan akibat makanan MBG masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan lebih lanjut. Pihak puskesmas belum dapat menyimpulkan apakah kondisi tersebut disebabkan kontaminasi pada makanan atau ada faktor lain.
Untuk mengetahui penyebabnya, petugas bersama dinas terkait telah mengambil sampel makanan MBG yang dibagikan kepada siswa pada hari tersebut.
Sampel tersebut selanjutnya akan diperiksa di laboratorium. Hasil pemeriksaan diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyebab gangguan kesehatan yang dialami puluhan siswa di Kecamatan Ciwaru.
Hingga proses pemeriksaan selesai, pihak terkait masih melakukan pemantauan terhadap kondisi para siswa yang menjalani perawatan di Puskesmas Ciwaru.

Tidak ada komentar
Posting Komentar